Blog

30 Jun
0

INFORMASI KOPERASI DAN UKM TERDAMPAK COVID-19

Selengkapnya
07 Mar
0

Informasi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk Koperasi dan UKM

Informasi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk Koperasi dan UKM

Koperasi

  • Koperasi yang telah berbadan hukum.
  • Telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2 (dua) tahun terkahir.
  • Legalitas pengurus dan pengawas:
  1. Photocopy KTP
  2. Photocopy Kartu Keluarga
  3. Photo copy buku nikah (jika sudah menikah)
  4. Photocopy berita acara pengangkatan pengurus dan pengawas
  • Memiliki Kantor dengan status jelas, dengan menyerahkan bukti status kepemilikan kantor (milik sendiri/sewa).
  • Memperoleh SHU yang positif dalam 1 (satu) tahun terakhir.
  • Memiliki NPWP dan surat keterangan domisili.

UKM

  • Usaha yang akan dibiayai layak secara bisnis.
  • Memiliki badan usaha atau usaha perorangan yang mempunyai legalitas usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.
  • Melaporkan laporan keuangan 2 (dua) tahun terkahir dan memperoleh keuntungan.
  • Memiliki laporan yang sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk jumlah pinjaman diatas Rp1.000.000.000,- (Satu miliyar rupiah), atau dalam proses audit untuk laporan keuangan terakhir.
  • Memiliki kantor dengan status jelas dengan menyerakhan bukti status kepemilikan kantor (milik sendiri/sewa).

Informasi lebih lanjut dapat langsung datang ke Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Jalan Dokter Susilo Gedung Mall Pelayanan Terpadu Satu Atap Lantai 8 Bandar Lampung

Selengkapnya
06 Mar
0

Mekanisme Pembukaan Cabang Koperasi

Persyaratan Pembukaan Cabang Koperasi  : 

  1. Surat permohonan ijin pembukaan kantor cabang
  2. Alamat kantor cabang dan kantor cabang pembantu yang akan dibuka
  3. Copy akta pendirian koperasi dan perubahan anggaran dasar terakhir
  4. Surat bukti setoran modal kerja yang disediakan untuk kantor cabang dan cabang pembantu beserta neraca awal
  5. Copy hasil penilaian kesehatan dengan predikat minimal cukup sehat
  6. Daftar sarana kerja beserta kondisi fisiknya
  7. Neraca dan perhitungan hasil usaha koperasi yang bersangkutan dalam 1 (satu) tahun terakhir
  8. Rencana kerja kantor cabang paling sedikit setahun
  9. Daftar nama dan riwayat hidup calon pimpinan cabang dan daftar nama calon karyawan kantor cabang
  10. Sertifikat standar kompetensi pengelolaan usaha simpan pinjam koperasi yang dimiliki oleh calon pimpinan cabang
  11. Daftar anggota minimal 20 (dua puluh) orang yang membutuhkan pelayanan simpan pinjam di wilayah cabang koperasi yang akan dibuka (lampirkan copy KTP yang masih berlaku)
  12. Pernyataan dari Pengurus koperasi yang berisi bahwa dana yang dihimpun di kantor cabang harus disalurkan di kantor cabang yang bersangkutan paling sedikit 80 % (delapan puluh perseratus) bagi koperasi skala provinsi atau nasional
  13. Surat Izin Usaha Simpan Pinjam
  14. NPWP Koperasi
  15. Denah lokasi kantor cabang

Tahapan Pembukaan Cabang Koperasi 

  1. Menyerahkan berkas permohonan ijin pembukaan kantor cabang, cabang pembantu atau kas
  2. Menerima tanda terima bukti penyerahan berkas permohonan
  3. Menerima pemberitahuan validasi berkas permohonan lengkap dan benar
  4. Menerima SK ijin pembukaan kantor cabang, cabang pembantu atau kas

Selengkapnya
06 Mar
0

Mekanisme Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi

Rapat Anggota membahas :

1.    Usaha Koperasi
2.    Program kerja, termasuk di dalamnya rencana pendidikan dan pelatihan bagi anggota, pengurus, pengawas, manajer dan karyawan.
3.    RAPB Koperasi
4.    Pemilihan pengurus dan pengawas
5.    Laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas
6.    Kemajuan, hambatan serta permasalahan koperasi
7.    Peraturan-peraturan koperasi
8.    Keputusan-keputusan penting lainnya

Unsur yang Hadir dalam Rapat Anggota :

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Koperasi serta AD/ART, maka  yang berhak hadir dalam Rapat Anggota adalah:
1.    Para anggota yang terdaftar dalam Buku Daftar Anggota
2.    Pengurus, Pengawas, dan Dewan Penasihat
3.    Pejabat dari OPD bidang koperasi atau Kementrian Koperasi, dewan koperasi, serta pejabat lain yang erat hubungannya dengan perkembangan perkoperasian, untuk memberi pandangan masukan, atau bimbingan.

Rapat Anggota merupakan lembaga tertinggi dalam organisasi koperasi. Oleh karena itu Rapat Anggota itu juga harus melaksanakan fungsi-fungsi manajemen terhadap koperasi yang dimilikinya, yaitu :
A.    Perencanaan
1)  Menetapkan isi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi sebagai sumber segala aturan koperasi.
2)  Menetapkan rencana kerja dan berbagai kebijaksanaan yang harus dijabarkan lebih lanjut oleh  pengurus.
3)  Menambah/memperluas/mengurangi bidang usaha.
4)  Menetapkan dan mengubah simpanan wajib anggota tiap bulan.

B.    Pengorganisasian
1)   Memilih, mengangkat dan memberhentikan pengurus, badan pemeriksa dan dewan penasihat.
2)  Menetapkan kebijaksanaan atas usul pengurus yaitu tentang gaji, tunjangan lembur, dan sebagainya.
3)  Meningkatkan kerja sama antara Pengurus, Badan Pemeriksa dan Anggota.

C.    Pengarahan
Melimpahkan wewenang kepada pengurus, Badan Pemeriksa dan Panitia-panitia.

D.    Pengkoordinasian
1)   Menyelenggarakan Rapat Anggota sesuai jadwal.
2)  Mengatur aktivitas kerja sesuai dengan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja.
3)   Mengharuskan Pengurus, Badan Pemeriksa untuk bertindak sesuai  dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
4)   Memindahkan karyawan dan tugas yang satu ke tugas lain.

E.    Pengawasan
1)   Ikut serta melakukan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha koperasi.
2)  Mengesahkan neraca, laporan rugi/laba, dan kebijaksanaan pengurus.
3)  Mengadakan penilaian atas rencana kerja yang dibuat pengurus dan pelaksanaannya.
4) Memintakan pertanggung jawaban pengurus jika terjadi kerugian dalam koperasi.

Selengkapnya
123