Tahap pertama realisasi Banpres Produktif untuk Usaha Mikro telah mencapai hampir 100 persen dengan total dana yang disalurkan Rp. 21 triliun atau setara dengan 99, 41 persen hingga 6 oktober 2020. Program ini diberikan kepada pelaku Usaha Mikro untuk menjalankan usahanya ditengah krisis akibat pandemi Covid-19 dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pemerintah menargetkan 3 juta pelaku usaha mikro untuk penyaluran Banpres tahap kedua sampai dengan akhir tahun 2020, yang diharapkan program ini bisa menjangkau 12 juta pelaku usaha mikro. Bantuan hibah sebesar 2,4 juta diberikan kepada pelaku usaha mikro untuk menambah permodalan  yang akan ditransfer melalui rekening atas nama masing-masing penerima.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, merespon hal ini dengan sigap dan langsung membuat posko khusus di halaman kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Khusus kota Bandar Lampung pendataan program bantuan bagi pelaku usaha mikro dibuka dari tanggal 12 Oktober – 27 November 2020.

Bagi masyarakat yang mempunyai usaha mikro yang ingin mengajukan Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro bisa datang ke halaman kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan membawa :

  1. Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan masing – masing (Fotokopi)
  2. KTP (Fotokopi)
  3. KK (Fotokopi)
  4. Buku Tabungan BNI/BRI (Fotokopi)
  5. Foto Usaha
  6. Formulir pendaftaran

Masyarakat yang bisa mendapatkan BPUM merupakan warga negara indonesia yang bukan ASN, TNI/POLRI serta pegawai BUMN/BUMD dan tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR. Semoga dengan bantuan ini usaha masyarakat dapat terbantu dan tetap berjalan selama pandemi ini.